Konten Artikel

Penggunaan Obat Antiinflamasi Nonsteroid untuk Redakan Nyeri Saraf Kejepit

obat antiinflamasi non steroid

Jika nyeri saraf kejepit masih tergolong ringan, maka obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) adalah solusi yang cukup efektif untuk meredakan nyerinya. 

Nyeri akibat saraf kejepit adalah keluhan yang bisa dialami siapapun, tak hanya orang-orang berusia tua namun juga Anda yang berusia muda.

Biasanya, saraf kejepit pada usia muda terjadi akibat gaya hidup yang tidak sehat, aktivitas berlebihan, dan postur tubuh yang buruk.

Meski demikian, faktor lain juga bisa menjadi pemicunya, seperti radang sendi maupun kelainan bawaan pada tulang belakang. 

Anda bisa mendapatkan obat jenis OAINS di Lamina Pain and Spine Center dengan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar dosis yang digunakan sesuai. 

Jika ingin berkonsultasi, silakan hubungi Lamina Pain and Spine Center di nomor Whatsapp 0811-8802-6621.

Apa itu obat antiinflamasi nonsteroid?

Obat antiinflamasi nonsteroid adalah kelompok obat yang bekerja dengan menghambat enzim cyclooxygenase (COX), yang bertanggung jawab dalam memproduksi prostaglandin, senyawa yang menyebabkan peradangan dan nyeri. 

Dengan mengurangi produksi prostaglandin, obat antiinflamasi nonsteroid membantu meredakan rasa sakit dan pembengkakan di area yang terdampak.

Beberapa contoh obat antiinflamasi nonsteroid yang sering diresepkan untuk nyeri saraf kejepit adalah ibuprofen, naproxen, dan diklofenak. 

Obat-obat ini biasanya tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, salep, atau suntikan. Selain meredakan nyeri, obat antiinflamasi nonsteroid juga efektif untuk mengurangi peradangan di sekitar saraf yang terjepit, sehingga mempercepat pemulihan.

Obat antiinflamasi nonsteroid untuk saraf kejepit

Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari penggunaan OAINS untuk kondisi saraf kejepit, yaitu:

  1. Efektif dalam meredakan nyeri: OAINS bekerja cepat untuk mengurangi rasa sakit, sehingga pasien dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.
  2. Mengurangi peradangan: Dengan menekan proses inflamasi, OAINS membantu meringankan tekanan pada saraf yang terjepit.
  3. Mudah didapat: Obat ini tersedia di apotek dan dapat digunakan sesuai anjuran dokter.

Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan OAINS harus sesuai dosis dan waktu yang dianjurkan dokter untuk menghindari efek samping seperti iritasi lambung atau gangguan fungsi ginjal.

OAINS (Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid) dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan pada kondisi saraf kejepit, terutama pada tahap awal atau kasus ringan. 

Namun, OAINS tidak cocok sebagai solusi utama untuk kondisi saraf kejepit yang sudah parah karena beberapa alasan berikut:

1. Obat antiinflamasi nonsteroid tidak mengatasi penyebab utama

Saraf kejepit yang parah biasanya disebabkan oleh masalah struktural di bagian tulang belakang, seperti hernia diskus yang besar, stenosis tulang belakang, atau pertumbuhan tulang berlebih (bone spur). 

OAINS hanya bekerja untuk mengurangi gejala seperti nyeri dan peradangan, tetapi tidak memperbaiki masalah fisik yang menekan saraf.

2. Efek Terbatas pada Nyeri Kronis atau Parah

OAINS lebih efektif untuk nyeri akut atau peradangan sementara. 

Pada kasus saraf kejepit yang parah, nyeri sering bersifat kronis atau intens dan melibatkan mekanisme kompleks yang tidak sepenuhnya dapat diatasi dengan obat-obatan ini.

3. Risiko efek samping pada penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid jangka panjang

Pada kondisi parah, pasien mungkin perlu menggunakan OAINS dalam jangka waktu lama untuk mengontrol nyeri. Hal ini dapat meningkatkan risiko efek samping serius, seperti:

  • Iritasi lambung: Dapat menyebabkan gastritis atau bahkan tukak lambung.
  • Kerusakan ginjal: Penggunaan jangka panjang dapat mengganggu fungsi ginjal.
  • Masalah kardiovaskular: Beberapa OAINS dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

4. Perlu Penanganan Invasif

Pada kasus saraf kejepit yang parah, perawatan konservatif seperti OAINS sering kali tidak cukup.

Intervensi yang lebih spesifik seperti fisioterapi intensif, suntikan epidural, atau bahkan operasi minimal invasif seperti metode Joimax diperlukan untuk mengurangi tekanan pada saraf secara langsung.

5. Kemungkinan Kerusakan Saraf yang Lebih Serius

Jika saraf kejepit tidak ditangani dengan baik, tekanan yang terus-menerus pada saraf dapat menyebabkan kerusakan permanen. 

Kondisi seperti kehilangan fungsi sensorik, kelemahan otot, atau bahkan kelumpuhan bisa terjadi. Dalam situasi ini, OAINS hanya memberikan pereda sementara tanpa mencegah komplikasi lebih lanjut.

OAINS memang dapat digunakan untuk mengatasi gejala awal atau ringan dari saraf kejepit, tetapi tidak cocok untuk kondisi yang sudah parah.

Dalam kasus seperti ini, pendekatan yang lebih menyeluruh dan invasif diperlukan untuk mengatasi akar masalah. 

Teknologi seperti Joimax di Lamina Pain and Spine Center menjadi solusi efektif untuk kondisi yang membutuhkan penanganan langsung pada penyebabnya.

Penanganan Saraf Kejepit di Lamina dengan Joimax

Selain penggunaan OAINS atau obat saraf kejepit yang direkomendasikan di apotik, metode penanganan yang lebih spesifik sering kali diperlukan untuk mengatasi saraf kejepit, terutama jika kondisinya sudah cukup parah. 

Lamina Pain and Spine Center menawarkan solusi modern melalui teknologi Joimax, yang dikenal sebagai salah satu teknik minimally invasive surgery (operasi minimal invasif) terbaik untuk menangani saraf kejepit.

Apa itu Joimax?

Joimax adalah teknik endoskopi tulang belakang yang memungkinkan dokter untuk mengakses area yang terjepit melalui sayatan kecil, tanpa harus melakukan operasi besar.

Dengan bantuan kamera endoskopi dan alat-alat khusus, prosedur ini memastikan akurasi tinggi dalam mengatasi penyebab saraf kejepit.

Keunggulan Joimax di Lamina Pain and Spine Center

  1. Minim Rasa Sakit: Prosedur ini dilakukan dengan sayatan kecil sehingga pasien merasakan nyeri yang jauh lebih sedikit dibandingkan operasi konvensional.
  2. Pemulihan Cepat: Karena minim invasif, waktu pemulihan pasien lebih singkat, memungkinkan mereka kembali beraktivitas dalam waktu singkat.
  3. Akurasi Tinggi: Dengan visualisasi yang jelas, dokter dapat menangani penyebab saraf kejepit secara presisi.
  4. Risiko Komplikasi Rendah: Teknik ini mengurangi risiko komplikasi seperti infeksi atau kerusakan jaringan sehat di sekitar area operasi.

Mengapa Memilih Lamina Pain and Spine Center?

Lamina Pain and Spine Center telah menjadi salah satu pusat kesehatan terpercaya di Indonesia dalam menangani berbagai gangguan tulang belakang. 

Dengan tim dokter spesialis yang berpengalaman dan fasilitas medis yang canggih, Lamina Pain and Spine Center menawarkan pendekatan holistik untuk mengatasi saraf kejepit, mulai dari diagnosis hingga pemulihan.

Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala saraf kejepit seperti nyeri punggung, kesemutan, atau kelemahan pada tungkai, segera konsultasikan dengan ahli di Lamina Pain and Spine Center.

Kombinasi antara penggunaan OAINS dan teknologi Joimax dapat menjadi solusi efektif untuk menghilangkan nyeri dan membantu Anda beraktivitas kembali dengan nyaman.

Jika ingin berkonsultasi, Anda bisa mengunjungi Lamina Pain and Spine Center yang berlokasi di Mampang, Jakarta Selatan dengan cabang yang tersebar di Cibubur, Kuningan, dan Pulomas.

Untuk informasi lebih lanjut atau membuat janji konsultasi, silakan hubungi kami di nomor Whatsapp 0811-8802-6621.

Ditulis Oleh

Yogi Wicaksono

Tanggal Publikasi

February 18, 2025

Request Callbcak

Artikel Lainnya

BESS (Biportal Endoscopic Spine Surgery): Penjelasan, Manfaat dan Prosedur

bess biportal endoscopic spine surgery

Ini Dia Manfaat Fisioterapi untuk Saraf Kejepit!

fisioterapi saraf kejepit - lamina pain and spine center

Memahami Syringomyelia, Kista pada Sumsum Belakang yang Langka

syringomyelia

Perhatikan! Kifosis Dapat Meningkatkan Risiko Saraf Kejepit

kifosis - lamina pain and spine center